Menua adalah proses alami patut akan dialami setiap orang. Kulit menjadi kering, keriput, terjadi penumpukan lemak terutama di daerah perut, sendi-sendi semakin aus, daya ingat mulai menurun dan tubuh mulai sakit-sakitan. Sebagian orang menjadi tua dengan sehat dan tampak awet muda, namun sebaliknya banyak juga yang baru menginjak usia separuh baya namun sudah sakit-sakitan. Bagaimanakah agar tubuh tetap awet muda dan tidak sakit-sakitan?

Radikal bebas penyebab penuaan

Sejak dahulu, proses penuaan menjadi bahan perdebatan yang tak kunjung berhenti. Sebagian orang berpendapat, seseorang akan menua jika usianya bertambah. Namun usia bukan satu-satunya penyebab. Jika tidak, mengapa mereka yang berusia sama dapat memiliki kondisi kesehatan yang berbeda? Karena itu muncul berbagai teori tentang penuaan, salah satunya teori radikal bebas.

Radikal bebas

Adalah suatu molekul yang tidak stabil yang terjadi secara alami di dalam tubuh kita (proses pernapasan dan pemecahan zat gizi) dan dari luar tubuh (polutan, asap rokok, ozon, herbisida, dan lain-lain) karena sifatnya yang tidak stabil, radikal bebas akan menyerang sel tubuh, akibatnya sel-sel menjadi cepat rusak dan menua, dan timbulah berbagai penyakit di usia tua.

Antioksidan tangkal radikal bebas

Untuk menetralisir radikal bebas, tubuh membutuhkan antioksidan. Vitamin A, C, E dan Selenium merupakan antioksidan yang bila digunakan bersamaan akan memiliki daya antioksidan yang lebih kuat dibandingkan bila digunakan sendiri-sendiri.

• Published: www.ApotekHerbal.com
• Sumber: Victor-health

 

 


Free Dreamweaver Templates | Cheap Web Hosting | Small Business Web Hosting